MEDAN, (Mitra Polda News.Online) – Dua jemaah haji Kloter 05 Debarkasi Medan, Dr. Muhammad Miftah (Manifes 211) dan Dr. Farhan (Manifes 212), menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Keduanya menilai secara umum seluruh rangkaian Pelaksanaan ibadah di Tanah Suci dapat dilaksanakan dengan baik tanpa hambatan yang berarti.
Hal tersebut disampaikan Dr. Muhammad Miftah saat diwawancarai awak media di depan Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Minggu pagi (7/6/2026), usai tiba kembali di Tanah Air bersama rombongan Kloter 05 Debarkasi Medan.
"Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar. Kami sebagai jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan tidak mengalami kendala yang berat," ujar Dr. Muhammad Miftah.
Meski demikian, keduanya menilai masih terdapat beberapa aspek teknis yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji pada masa mendatang.
Keterangan Foto: Jemaah haji Kloter 05 Debarkasi Medan, Dr. Muhammad Miftah (Manifes 211) dan Dr. Farhan (Manifes 212), berfoto bersama kedua orang tua dan anggota keluarga saat penyambutan kepulangan di depan Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Minggu (7/6/2026). Momen tersebut berlangsung penuh haru dan kebahagiaan setelah keduanya menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. (Mitra Polda News.Online)Menurut mereka, sejumlah persoalan teknis yang muncul selama pelaksanaan ibadah haji sejatinya dapat diatasi berkat kekompakan antar jemaah serta kerja sama yang baik antara Petugas Penyelenggara Ibdah Haji (PPIH) dan peserta haji.
"Memang ada beberapa hal teknis yang perlu diperbaiki. Namun Alhamdulillah, hal tersebut dapat teratasi berkat kebersamaan dan kekompakan jemaah. Kami berharap berbagai masukan dari jemaah dapat menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan haji ke depan semakin lebih baik," katanya.
Selain itu, mereka juga menyoroti pentingnya penguatan koordinasi dan komunikasi antara Petugas kloter dengan jemaah, mengingat banyaknya informasi, aturan, dan tahapan yang harus dipahami selama pelaksanaan ibadah haji.
"Kami berharap ke depan pembinaan dan sosialisasi kepada jemaah dapat lebih ditingkatkan. Dengan jumlah jemaah yang cukup besar dalam setiap kloter, komunikasi dan koordinasi yang efektif menjadi hal penting agar seluruh informasi dapat tersampaikan dengan baik," ujar Dr. Farhan.
Keduanya berharap berbagai evaluasi dan masukan dari jemaah dapat menjadi perhatian penyelenggara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, dan pendampingan ibadah haji di masa mendatang.
"Mudah-mudahan penyelenggaraan ibadah haji tahun-tahun berikutnya semakin baik, sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, tertib, dan khusyuk," pungkas mereka. (Dwi Tariska)



.png)


.png)









.jpeg)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar