MEDAN, Senin 5 Januari 2026 (Mitra Polda News) — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 mulai membuahkan hasil nyata di daerah.
SMK Negeri 7 Medan kini resmi menjadi model penguatan pendidikan vokasi nasional setelah menerima bantuan revitalisasi senilai Rp3,17 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Peresmian yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, bersama Gubernur Sumatra Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, pada Minggu (4/1/2026), menegaskan pergeseran paradigma SMK dari sekadar sekolah kejuruan menjadi pusat inkubasi talenta siap kerja.
Kepala SMK Negeri 7 Medan, Evi Herawati Lubis S.Pd. MSi, menyatakan bahwa bantuan tersebut telah diwujudkan dalam pembangunan empat gedung baru dan fasilitas digitalisasi canggih.
“Revitalisasi ini mendorong transformasi SMK agar relevan dengan kebutuhan masa depan, khususnya di bidang pasar modal dan akuntansi digital,” ujar Evi
Analisis Revitalisasi: Menuju Vokasi Berbasis Industri
SMK Negeri 7 Medan kini mengintegrasikan aspek fisik, teknologi, dan kesejahteraan siswa dalam satu ekosistem pendidikan.
Vocational Center of Excellence: SMKN 7 Medan Profile
Komponen Program Detail Implementasi
Investasi Fisik Rp3,17 Miliar untuk 4 Gedung Baru & Sarana Belajar.
Digitalisasi Pemasangan Interactive Flat Panel (IFP) & Akuntansi Berbasis Cloud.
Kemitraan Strategis Bursa Efek Indonesia (BEI), Perbankan, & Sekuritas.
Dukungan KesejahteraanManfaat Bantuan
Sumber: Data Kemendikdasmen / SMKN 7 Medan (Januari 2026)
Literasi Keuangan dan Pasar Modal
Berbeda dengan SMK konvensional, SMK Negeri 7 Medan kini diarahkan menjadi pusat keunggulan manajemen bisnis.
Kolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia dan berbagai perusahaan sekuritas memungkinkan 2.034 siswanya melakukan simulasi perdagangan saham dan praktik akuntansi profesional secara langsung.
Langkah ini dinilai strategis untuk memasok tenaga kerja ahli di sektor jasa keuangan yang tengah tumbuh pesat di Sumatra Utara.
Integrasi Program Prioritas Presiden
Selain infrastruktur, sekolah ini menjadi titik temu berbagai program nasional.
Pemberian Manfaat Bantuan Gizi (MBG) bagi para siswa di awal 2025 menjadi pelengkap krusial untuk memastikan kesiapan fisik peserta didik dalam menyerap materi ajar yang semakin kompleks.
Gubernur Bobby Nasution berharap revitalisasi SMK ini dapat menekan angka pengangguran terbuka di wilayahnya.
Ke depan, sekolah ini diproyeksikan menjadi rujukan pengembangan SMK modern di seluruh Indonesia, di mana kualitas bangunan fisik sejalan dengan transformasi kurikulum yang adaptif terhadap dinamika industri global. (Syafi'i)


.png)


.png)



























Tidak ada komentar:
Posting Komentar