masukkan script iklan disini
Foto : Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., Bersama Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu SE, AK, MM, CA Berfoto diabadikan Dalam Menyematkan Ulos Kepada Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen RI) (Bidik Nasional/Syafii) Minggu (4/1) Ist.
Medan, Senin 5 Januari 2026 (Mitra Polda News) - Pemerintah Perkuat Komitmen Pendidikan Berkualitas melalui Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah, Pemerintah terus meneguhkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program Digitalisasi Pembelajaran yang menjadi prioritas nasional.
Foto : Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Ist.
Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam sambutannya pada Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 yang digelar di SMK Negeri 7 Medan, Sumatra Utara, Minggu (4/1).
Mendikdasmen menegaskan bahwa pendidikan berkualitas harus ditopang oleh sarana dan prasarana yang memadai serta sistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Sekolah yang layak dan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman merupakan fondasi utama dalam menciptakan pendidikan yang bermutu,” ujar Abdul Mu’ti.
Secara nasional, pada tahun 2025 pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk revitalisasi dan pembangunan sekolah baru pada 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, lebih dari 85 persen proses revitalisasi telah selesai dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Untuk tahun 2026, pemerintah kembali menyiapkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna melanjutkan revitalisasi terhadap sekitar 11.744 satuan pendidikan.
Selain itu, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menargetkan penambahan minimal 60.000 satuan pendidikan penerima program revitalisasi, sehingga pada 2026 sedikitnya 71.000 satuan pendidikan akan memperoleh dukungan tersebut.
Di Provinsi Sumatra Utara, pada tahun 2025 terdapat 897 satuan pendidikan penerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran Rp852,49 miliar yang mencakup seluruh jenjang pendidikan.
Berdasarkan progres pelaksanaan, sebanyak 39 persen satuan pendidikan telah menyelesaikan revitalisasi secara penuh, 13,8 persen berada pada tahap penyelesaian 95–99 persen, sementara sisanya masih dalam proses pengerjaan.
“Khusus di Kota Medan, bantuan revitalisasi diberikan kepada 48 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp47,41 miliar.
Kami menargetkan seluruh proses revitalisasi di Kota Medan rampung paling lambat akhir Januari 2026 agar dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelas Abdul Mu’ti.
Selain revitalisasi fisik, pemerintah juga memperkuat kualitas pembelajaran melalui Program Digitalisasi Pembelajaran. Sepanjang 2025, Kemendikdasmen telah mendistribusikan sebanyak 288.865 Papan Interaktif Digital (PID) ke satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Di Sumatra Utara, sebanyak 17.073 PID telah disalurkan dan akan digunakan mulai semester genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Sementara di Kota Medan, distribusi PID mencapai 2.047 unit yang diperuntukkan bagi berbagai jenjang pendidikan guna mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif.
Mendikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi dan digitalisasi merupakan dua pilar utama transformasi pendidikan nasional. “Melalui kedua program ini, kami ingin memastikan sekolah menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” tegasnya.
Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., (Foto Ist)
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatra Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas dukungan revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran di wilayahnya. Ia menilai program tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta pemerataan akses di Sumatra Utara.
“Pemerintah Provinsi Sumatra Utara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat revitalisasi sarana pendidikan dan penguatan digitalisasi pembelajaran,” ujar Bobby.
Apresiasi juga datang dari para penerima manfaat program.
Foto: Kepala SMK Negeri 7 Medan Evi Herawati Lubis S.Pd, M.Si dalam Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Kota Medan, Minggu (4/1/2026).
Kepala SMKN 7 Medan, Herawati Lubis, menyampaikan terima kasih atas bantuan revitalisasi senilai Rp3,17 miliar yang diterima sekolahnya. Dana tersebut digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan serta didukung dengan perangkat pembelajaran digital.
“Dengan jumlah siswa lebih dari 2.000 orang, kami berkomitmen memanfaatkan bantuan ini secara optimal untuk memperkuat pendidikan vokasi dan meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja,” ujar Herawati.
Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SDN 067253 Medan Deli, Evayanti, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan pembangunan sarana sanitasi berupa dua unit toilet ramah disabilitas dan toilet umum.
Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga sekolah. Kami bersyukur dan bangga menerima fasilitas sanitasi yang layak dan higienis untuk meningkatkan kenyamanan serta semangat belajar murid,” tutup Evayanti.
Melalui penguatan revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran secara berkelanjutan, pemerintah berharap pemerataan kualitas pendidikan dapat terus terwujud serta mendorong percepatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berdaya saing tinggi. (Puput)


.png)









.png)



























Tidak ada komentar:
Posting Komentar