• Jelajahi

    Copyright © MITRA POLDA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adv

    Iklan

    Sentuhan Revitalisasi dan Digitalisasi, SMKN 7 Medan Rasakan Dampak Nyata Peningkatan Mutu Pendidikan

    3DARA OFFICIAL
    Senin, 05 Januari 2026, 4:19 PM WIB Last Updated 2026-01-06T00:19:45Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Medan, ((Mitra Polda News)) - Program revitalisasi satuan pendidikan yang dijalankan pemerintah mendapat sambutan positif dari para siswa. Dari total sekitar 16.000 satuan pendidikan yang direvitalisasi di seluruh Indonesia, sekolah-sekolah di Sumatra Utara turut merasakan manfaatnya, salah satunya SMK Negeri (SMKN) 7 Medan.


    Salah seorang siswa kelas XI jurusan kuliner SMKN 7 Medan, Muhammad Aji Surono, mengungkapkan rasa senangnya atas perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang dinilai sangat membantu kegiatan belajar-mengajar. Menurutnya, revitalisasi bangunan dan fasilitas sekolah memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa.


    “Perasaan senang membanjiri saya. Dengan adanya program ini, sekolah kami sangat terbantu dari segi fasilitas. Fasilitas yang kami terima membuat kami bisa belajar dengan lebih nyaman,” ujar Aji saat ditemui di SMKN 7 Medan, Senin (5/1).


    SMKN 7 Medan tercatat sebagai salah satu penerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan nilai mencapai Rp3,17 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan empat gedung baru guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta layanan pendidikan bagi siswa.


    Selain perbaikan fisik bangunan, sekolah ini juga menerima dukungan digitalisasi pembelajaran. Fasilitas yang diberikan antara lain Interactive Flat Panel (IFP) atau smart board serta sejumlah perangkat teknologi informasi lainnya yang menunjang pembelajaran berbasis digital dan interaktif.


    “Sebelumnya gedung hanya lantai satu, sekarang sudah ada lantai dua. Kursi dan meja juga semuanya baru,” kata Aji.


    Menurutnya, kehadiran fasilitas baru tersebut memberikan dorongan besar bagi siswa untuk lebih giat belajar dan berprestasi. 


    Lingkungan belajar yang lebih modern dan nyaman dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.


    “Pastinya kami lebih semangat untuk belajar. Fasilitas baru dan gedung baru menambah motivasi kami untuk meraih ilmu dan prestasi,” tuturnya.


    Meski demikian, Aji mengakui bahwa beberapa fasilitas berbasis teknologi masih memerlukan proses adaptasi, khususnya penggunaan smart board yang relatif baru bagi sebagian siswa. Namun, ia menilai adaptasi tersebut bukan kendala besar karena siswa telah memiliki dasar penguasaan teknologi.


    “Untuk smart board memang masih perlu penyesuaian karena sebagian siswa masih asing. Tapi kalau komputer, karena sudah diajarkan sejak kelas satu, kami sudah terbiasa,” jelasnya.


    Aji berharap program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh Indonesia. 


    Ia menilai upaya tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional agar mampu bersaing dengan negara-negara maju di Asia.


    “Ke depannya, saya berharap program-program yang mendukung pendidikan di Indonesia terus dilanjutkan. 


    Terima kasih atas dukungan terhadap pendidikan Indonesia. Terima kasih, Presiden Prabowo,” ucapnya.


    Program revitalisasi sekolah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pendidikan sekaligus mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi demi peningkatan mutu pendidikan nasional. ( Puput )
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +