Medan (Mitra Polda News) — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memperingati Milad ke-79 dengan menggelar rangkaian kegiatan Gebyar Insan Cita yang berpuncak pada acara puncak perayaan milad.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah pada Sabtu malam, 7 Februari 2026, bertempat di Aula Raja Inal Siregar, Lantai II, Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Peringatan Milad ke-79 HMI ini menjadi momentum refleksi sejarah sekaligus penguatan peran Mahasiswa Islam sebagai insan akademis, insan pencipta, dan insan pengabdi yang berkomitmen terhadap nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, serta kemajuan peradaban bangsa.
Rangkaian kegiatan Gebyar Insan Cita diisi dengan berbagai agenda edukatif dan kreatif, mulai dari diskusi intelektual, pentas seni, hingga kegiatan sosial yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum.
Seluruh rangkaian tersebut mencerminkan semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas gerakan Mahasiswa Islam.
Acara puncak Milad ke-79 juga menjadi ruang konsolidasi dan refleksi atas perjalanan panjang HMI dalam mengawal nilai-nilai keumatan dan kebangsaan sejak didirikan.
Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara, M. Yusril Mahendra Butar Butar, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan komitmen organisasi saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan.
“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution SE.,M.M., serta unsur Forkopimda Sumatera Utara yang telah hadir dan memberikan dukungan pada peringatan Milad HMI ke-79 tahun,” ujarnya.
Yusril menjelaskan bahwa Milad HMI ke-79 mengusung tema nasional “Khidmat HMI untuk Indonesia”, sementara Badko HMI Sumatera Utara mengangkat tema “Uji Titik Zaman Insan Cipta” sebagai refleksi atas tantangan zaman yang terus berkembang.
“Tema ini kami angkat karena antusiasme Milad HMI ke-79 sangat luar biasa. Meskipun HMI telah berusia 79 tahun, kami tetap muda dalam semangat dan konsisten menjalankan fungsi kritis.
Kami akan terus mengkritisi kinerja Forkopimda Sumatera Utara secara konstruktif apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki,” tegasnya.
Menurut Yusril, HMI akan selalu menempatkan diri sebagai mitra kritis pemerintah, dengan memberikan masukan serta menyampaikan aspirasi masyarakat, khususnya terkait sektor pembangunan di Sumatera Utara.
“Saat ini kami menaruh perhatian serius terhadap pembangunan. Apabila terdapat pembangunan yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat atau menyimpang dari aturan, kami siap melakukan kritik yang membangun. Tujuan kami semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa HMI tidak akan tinggal diam apabila aspirasi masyarakat tidak ditindaklanjuti.
“Jika aspirasi masyarakat diabaikan, maka HMI siap turun ke lapangan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yusril berharap ke depan di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara, peran pemuda dan mahasiswa semakin diperkuat dalam proses pembangunan daerah.
“Kami berharap Badko HMI Sumatera Utara dapat terus memberikan masukan, terutama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat yang termarjinalkan. Sejalan dengan yang disampaikan Bapak Gubernur, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum MW KAHMI Sumatera Utara, Dadang Dermawan, menilai Milad HMI ke-79 sebagai ujian sekaligus momentum penting bagi kader HMI.
“Ini benar-benar menjadi ujian bagi adik-adik HMI di usia ke-79 tahun. Apakah HMI mampu menunjukkan kesungguhan dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Ia berharap HMI semakin kokoh menjalankan peran kritis terhadap kebijakan dan kinerja institusi pemerintahan.
“Mudah-mudahan di usia 79 tahun ini, HMI semakin kuat dalam mengkritisi kebijakan pemerintahan ke arah yang lebih baik. Karena pada dasarnya, tugas mahasiswa adalah terus berjuang demi Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., Wakil Kepala Polda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., Kepala Dispora Sumut Mahfullah Pratama Daulay, S.STP., M.AP., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Alexander Sinulingga, S.STP., M.Si., tokoh agama, serta ratusan mahasiswa HMI se-Sumatera Utara.
Dengan mengusung semangat Milad ke-79, HMI menegaskan tekad untuk terus berperan aktif sebagai agen perubahan, menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia yang berkeadilan dan beradab.
(Syafii Harahap)


.png)

.png)


























Tidak ada komentar:
Posting Komentar