masukkan script iklan disini
Medan, (Mitra Polda News) — Peringatan Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menjadi momentum konsolidasi ideologis dan organisatoris dalam mempertegas peran HMI sebagai organisasi kader yang memiliki tanggung jawab historis, intelektual, dan sosial-politik dalam pembangunan bangsa dan daerah.
Dalam rangkaian peringatan tersebut, Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatera Utara memperoleh dukungan resmi dari Gubernur Sumatera Utara terhadap pelaksanaan Kongres HMI ke-XXXIII.
Dukungan ini mencerminkan pengakuan pemerintah daerah terhadap eksistensi dan kontribusi HMI sebagai kekuatan strategis masyarakat sipil dalam penguatan demokrasi dan pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara.
Gubernur Sumatera Utara menegaskan bahwa HMI memiliki rekam jejak panjang dalam melahirkan sumber daya manusia unggul, berintegritas, serta memiliki sensitivitas sosial dan politik yang tinggi.
Oleh karena itu, pelaksanaan Kongres XXXIII HMI diharapkan menjadi ruang dialektika nasional dalam merumuskan gagasan-gagasan strategis kebangsaan dan pembangunan daerah.
Ketua Badko HMI Sumatera Utara yusril mahendra butar butar menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan mandat moral bagi HMI untuk semakin memperkuat peran intelektual kader dalam mengawal arah kebijakan publik.
HMI Sumatera Utara berkomitmen untuk berkontribusi secara aktif melalui produksi gagasan, kajian kebijakan, serta gerakan sosial yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, dan keadilan sosial.
“HMI memandang pembangunan Sumatera Utara tidak semata sebagai proses teknokratis, tetapi sebagai agenda politik kebangsaan yang harus berpijak pada nilai keadilan, partisipasi publik, dan keberlanjutan. Dalam posisi tersebut, HMI siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujar Ketua Badko HMI Sumut.
Ke depan, Badko HMI Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi strategis dengan pemerintah daerah, tanpa menghilangkan independensi organisasi dan daya kritis intelektual kader.
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas demokrasi lokal dan mempercepat terwujudnya pembangunan Sumatera Utara yang inklusif, berdaya saing, dan bermartabat.
Dengan semangat Milad ke-79, HMI meneguhkan kembali khitah perjuangan sebagai organisasi kader, organisasi umat, dan organisasi kebangsaan yang konsisten mengabdikan diri bagi kemajuan Sumatera Utara dan Indonesia.
( Pemred )


.png)

.png)


























Tidak ada komentar:
Posting Komentar