• Jelajahi

    Copyright © MITRA POLDA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    MPN


     

    Adv

    Iklan

    KBIHU Al Hafidz Matangkan Jemaah Menuju Tanah Suci, Umi Reni Mariana Tekankan Niat Lurus dan Ilmu sebagai Kunci Haji Mabrur

    3DARA ADMIN
    Jumat, 01 Mei 2026, 10:02 PM WIB Last Updated 2026-05-02T05:29:37Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Foto : H. Ustad Samsudin Nur Sirait saat di Wawancarai di Asrama Haji Medan (Ahmed) Sabtu siang 
    (Mitra Polda News/Syafii Harahap) 2 Mei 2026. 


    Medan, (Mitra Polda News) – Kesiapan jemaah haji menjadi perhatian utama Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) Al Hafidz dalam menghadapi musim haji tahun ini. 


    Melalui pembinaan panjang, intensif, dan terstruktur,KBIHU Al Hafidz menegaskan bahwa para jemaah yang dibimbingnya telah siap secara fisik, mental, hingga pemahaman manasik.


    Pimpinan KBIHU Al Hafidz Umi Reni Mariana melalui Ustad H.Samsudin Nur Sirat S.Ag menyampaikan kepada awak media di Asrama Haji Medan (Ahmed) bahwa proses pembinaan tidak dilakukan secara instan. 


    60 Jemaah telah melalui perjalanan panjang, bahkan hingga satu sampai dua tahun masa bimbingan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci ungkap nya Sabtu (2/5/2026)


    “Jemaah itu tidak datang tiba-tiba siap. Mereka sudah melalui proses panjang di KBIHU Al Hafidz minimal satu tahun bahkan ada yang dua tahun. Dari sisi fisik, kami libatkan dokter khusus untuk memastikan kesiapan kesehatan mereka,” ujarnya.


    Tak hanya aspek fisik, pembinaan mental dan spiritual juga menjadi fokus utama. Materi yang diberikan tidak terbatas pada rukun dan wajib haji, tetapi juga mencakup fiqih, akhlak, tasawuf, hingga tauhid.


    “Bekal jemaah bukan hanya untuk ibadah di sana, tetapi juga sejak dari tanah air, dalam perjalanan, hingga berada di Tanah Haram. Ini yang kami tekankan,” tambahnya.


    Pemahaman Manasik Teruji, KBIHU Al Hafidz juga memastikan tingkat pemahaman jemaah terhadap hukum dan rukun haji melalui evaluasi berkala. Pertemuan rutin setiap minggu disertai pengulangan materi menjadi metode efektif dalam memperkuat pemahaman.


    “Hasilnya, Alhamdulillah, ketika kami lakukan tes, jemaah sudah memahami dengan baik. Mereka tahu rukun haji ada enam, rukun umrah ada lima. Ini bukan sekadar hafalan, tapi pemahaman,” tegas Umi Reni.


    Ia juga menekankan pentingnya kekuatan mental dan kelurusan niat selama menjalankan ibadah di negeri orang.


    “Kami selalu sampaikan, luruskan niat, bersihkan hati. Insyaallah sampai tujuan. Kalau niat tidak lurus, bisa kandas di tengah jalan,” ujarnya mengingatkan.


    Pendampingan Berbasis Kekeluargaan, 

    Dalam hal pendampingan, terutama bagi jemaah lansia dan berisiko tinggi, KBIHU Al Hafidz (Ps. Tuan) mengedepankan pendekatan humanis berbasis kekeluargaan.


    “Kami tanamkan kepada jemaah, ini bukan orang lain, ini keluarga. Anggap itu ayahmu, ibumu. Jangan biarkan mereka kesulitan. Jadi bukan hanya petugas, tapi semua jemaah saling menjaga,” jelasnya.


    Selain itu, pendampingan juga dilakukan langsung oleh pimpinan. Umi Reni menyebut dirinya aktif mendampingi jemaah setiap tahun. Ia bahkan memiliki pengalaman sebagai petugas pembimbing ibadah haji pada tahun 2015 dan 2024.


    Minim Tantangan, Kunci pada Keikhlasan

    Menariknya, KBIHU Al Hafidz menilai tidak ada tantangan signifikan dalam membimbing jemaah tahun ini. Kunci utamanya terletak pada keikhlasan dalam memberikan pelayanan.


    “Kalau dilakukan dengan tulus dan ikhlas, tidak ada yang berat. Yang terasa berat itu kalau tidak ikhlas. Ini berlaku di semua pekerjaan,” ungkapnya lugas.


    Pesan Tegas untuk Pembimbing Haji

    Di akhir pernyataannya, Umi Reni menyampaikan harapan kepada seluruh pembimbing haji, khususnya di Sumatera Utara dan Deli Serdang, agar memberikan pembinaan maksimal kepada jemaah.


    “Berikanlah ilmu yang lengkap, tuntun mereka sepenuh hati. Karena pesan Nabi jelas, laksanakan haji sesuai manasik. Kalau tidak punya ilmu, pasti akan terbentur,” pungkasnya.


    Dengan pendekatan pembinaan yang komprehensif dan pendampingan yang menyentuh sisi kemanusiaan, KBIHU Al Hafidz optimistis jemaahnya mampu menjalankan ibadah haji dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur. (Syafii Harahap)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +