• Jelajahi

    Copyright © MITRA POLDA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    MPN


     

    Adv

    Iklan

    “Dari Balik Jeruji Jadi Produktif, Lapas Kelas I Medan Panen 500 Kg Lele dan 300 Kg Sayuran Hidroponik”

    3DARA ADMIN
    Jumat, 13 Maret 2026, 11:00 AM WIB Last Updated 2026-03-14T07:48:30Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Medan ,(Mitra Polda News)– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan panen raya ternak lele dan tanaman hidroponik sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pada Rabu (11/03/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai bertempat di beranggang belakang serta area tanaman hidroponik Lapas Kelas I Medan.


    Kegiatan diawali dengan panen ikan lele sebanyak 500 kilogram yang merupakan hasil budidaya warga binaan dalam program pembinaan kemandirian di bidang perikanan. Setelah proses panen selesai, kolam budidaya kembali diisi (refill) sebanyak 7.000 ekor bibit ikan lele guna memastikan keberlanjutan program budidaya yang dikelola oleh warga binaan.


    Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan panen tanaman hidroponik sebanyak 300 kilogram yang terdiri dari berbagai jenis sayuran seperti sawi, pak coy, dan kailan, hasil budidaya warga binaan melalui program pembinaan keterampilan di bidang pertanian modern.


    Kegiatan panen raya ini diikuti oleh sejumlah pejabat struktural Lapas Kelas I Medan, di antaranya Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Kepala Bidang Pembinaan, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Kepala Seksi Pengolahan Hasil Kerja, Kepala Seksi Sarana Kerja, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, serta staf kegiatan kerja Lapas Kelas I Medan.


    Mewakili Kepala Lapas Kelas I Medan, Kepala Bidang Bimbingan Kerja, Yan Patmos, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki keterampilan produktif selama menjalani masa pembinaan.


    “Melalui program budidaya lele dan tanaman hidroponik ini, warga binaan dibekali keterampilan yang dapat memberikan nilai ekonomi serta menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Yan Patmos.


    Hasil panen dari kegiatan tersebut selanjutnya didistribusikan dan dipasarkan kepada pihak BAMA sebagai bagian dari upaya pengembangan hasil produksi warga binaan agar memiliki nilai manfaat yang lebih luas.


    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif serta didokumentasikan sebagai bahan pelaporan kegiatan. (Dwi Tariska)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +