Teks foto : Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Dr. H. Zulkifli Sitorus MA menyerahkan petaka bendera merah putih kepada Pimpinan Kloter 11, Fadlin Gea tanda dilespasnya Pemberangkatan Jemaah haji (Mitra Polda News/Syafii Harahap) Senin (4/5)Medan, ( Mitra Polda News) - Pelepasan 358 jemaah haji tergabung Kloter 11, Kota Medan,Tanjung balai, Padangsidimpuan, Kabupaten Serdang Bedagai, Asahan, Simalungun dan Mandailing Natal, berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, di antaranya Kabag Kesra Tanjung Balai Abu Said Lubis, Sekretaris Kemenhaj Sumut Dr H Torang Rambe S.Ag.,M.Ag., Kabid Pembinaan Kementerian Haji dan Umroh H. Jalaluddin Dalimunthe, Kabid Keamanan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) AKBP DR. H. Herwansyah Putra SH. MS serta perwakilan Kantor Kemenhaj Kota Tanjung Balai dan Kota Medan. H.Muhammad Bambang Iriawan Hutasuhut S.Ag
Hadir pula para petugas haji, dan awak media yang turut menyaksikan momen keberangkatan para tamu Allah kloter 11 menuju Tanah Suci.
Teks foto : Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Dr. H. Zulkifli Sitorus MA saat memberikan Motivasi menyalami Karom VI Irma Suryani SH tanda akan dilespasnya Pemberangkatan Jemaah haji (Mitra Polda News/Syafii Harahap)Namun, ia mengingatkan bahwa bekal utama yang menentukan keberhasilan ibadah bukanlah materi, melainkan ketakwaan.
“Perjalanan ini penuh tantangan dan godaan. Hanya dengan taqwa, jemaah mampu menjaga diri dan menjalankan ibadah sesuai tuntunan,” tegasnya di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan Senin Pagi (4/5/2026)
Selain aspek spiritual, disiplin juga menjadi sorotan utama. Jemaah diminta mematuhi aturan, khususnya terkait barang bawaan.
Pengalaman kloter sebelumnya menunjukkan banyak koper tertinggal akibat kelebihan barang, yang berujung keterlambatan distribusi hingga berhari-hari di Tanah Suci.
“Jangan membawa barang di luar ketentuan. Jika berlebihan, risikonya koper tertinggal dan menyulitkan jemaah sendiri,” ujarnya mengingatkan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan stamina, mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan ketahanan fisik yang prima dalam waktu yang cukup panjang.
Di akhir sambutan, pemerintah secara resmi melepas jemaah Kloter 11 dengan harapan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
“Dengan bismillah, kami lepas Bapak dan Ibu menuju Tanah Suci. Semoga Allah memberikan kekuatan lahir dan batin serta kemudahan dalam setiap rangkaian ibadah,” tutupnya. (Syafii Harahap)



.png)


.png)









.jpeg)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar