• Jelajahi

    Copyright © MITRA POLDA NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    MPN


     

    Adv

    Iklan

    Tak Ada Celah, Muhibbun Jafar Ritonga Pastikan 360 Jemaah Kloter 13 Siap Berangkat—Proses di Asrama Haji Medan Mulus Tanpa Kendala

    3DARA ADMIN
    Selasa, 05 Mei 2026, 6:38 AM WIB Last Updated 2026-05-05T13:41:02Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Teks Foto : Pimpinan Kloter 13 Muhibbun Jafar Ritonga S.H.I.,MH yang juga Kepala KUA Kualuh Hulu Selasa 5/5/2026 (Mitra Polda News/Syafii Harahap)


    Medan, ( Mitra Polda News ) – Pimpinan Kloter 13 Muhibbun Jafar Ritonga S.H.I.,MH yang juga Kepala KUA Kualuh Hulu Kecamatan Kuala Hulu Kabupaten Labuhan Batu Utara menyampaikan kepada awak media saat di Wawancarai di Penerimaan Aula Jabal Nur Asrama Haji Medan (Ahmed) memastikan kesiapan akhir jemaah haji berjalan optimal menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Hingga saat ini, seluruh proses di Asrama Haji Medan berlangsung lancar tanpa kendala Selasa (5/5/2026).


    “Jemaah saat ini sedang menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan serta verifikasi identitas dan administrasi. Sampai hari ini, semua proses berjalan baik dan tidak ada hambatan,” ujarnya.


    Sebanyak 360 jemaah yang tergabung dalam Kloter 13 berasal dari tiga daerah, yakni Kabupaten Labuhan Batu, Labuhanbatu Utara, dan Kota Medan. Seluruhnya dipastikan telah siap secara administrasi dan teknis untuk diberangkatkan.


    Terkait potensi kendala, pihak kloter telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk koordinasi intensif dengan pihak terkait apabila terjadi persoalan teknis, seperti keterlambatan penerbitan dokumen identitas jemaah.


    “Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak penyelenggara untuk memastikan seluruh kebutuhan jemaah terpenuhi, termasuk jika ada kendala teknis yang sifatnya dinamis,” jelasnya.


    Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan jemaah yang batal berangkat dari kloter tersebut.


    Sebagai pembimbing jemaah, Ketua Kloter mengimbau agar seluruh jemaah menjaga kondisi kesehatan dan tidak memaksakan diri dalam beribadah, khususnya setibanya di Tanah Suci.


    “Ikuti arahan petugas kloter, terutama terkait kesehatan. Jangan terlalu memaksakan diri, simpan tenaga untuk puncak ibadah haji,” pesannya.


    Ia mengakui bahwa tantangan dalam penyelenggaraan haji bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga seluruh petugas dituntut sigap dan adaptif dalam menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk potensi keterlambatan jadwal atau kendala teknis lainnya.


    “Yang terpenting, kita harus siap mengantisipasi setiap perubahan agar proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar,” pungkasnya. ( Syafii Harahap )

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +